Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ilmu Sosial 2016

Gambar: 
Isi: 

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi atau sering dikenal dengan Mawapres adalah event yang sangat ditunggu-tunggu oleh mahasiswa di Indonesia. Melalui event ini, mahasiswa di seluruh perguruan tinggi Indonesia dapat menunjukkan prestasi terbaiknya untuk membawa nama harum almamaternya, salah satunya adalah Murti Wandari mahasiswi Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. Murti Wandari atau yang akrab dipanggil Murti ini adalah mahasiswa berprestasi dari Pendidikan IPS yang kemudian melakukan seleksi di tingkat fakultas. Proses seleksi mahasiswa berprestasi di tingkat fakultas sendiri harus dijalani oleh murti melalui 2 tahap. Tahap pertama adalah tahap administratif atau seleksi administrasi yang kemudian dipilih 3 besar untuk melakukan tes tahap kedua (tes presentasi).Dari seleksi tahap pertama (seleksi administratif) murti masuk ke dalam tiga besar dan harus melakukan presentasi di ruang sidang dekanat Fakultas Ilmu Sosial hari Kamis tanggal 17 Maret 2016. Dalam presentasi tersebut dia mengangkat paper berjudul. Sertification and Analysis Integrated System of Online Shop: Alternatif Kebijakan Penjaminan Mutu dan Legalistas Perdagangan Untuk Mewujudkan Indonesia Berdaulat. Melalui judul paper inilah murti dapat menjadi Mawapres Peringkat 1 Fakultas Ilmu Sosial. Selain itu, ada beberapa pengalaman lomba juga yang mendukung diantaranya adalah Juara 3 Essay Unair, Juara 2 Lomba Debat Pekan HAM, Pemakalah Jurnal ISFR UPI, Lomba Debat Konstitusi UIN Sunan Kalijaga, dan lain-lain. Selain itu, capaian IPK 3,85 yang dimilikinya juga merupakan bagian dari penilaian yang menghantarkannya menjadi Mawapres FIS 2016. Setelah lolos menjadi Mawpres 1 Fakultas Ilmu Sosial, selanjutnya Murti melakukan tahap seleksi Mawapres Universitas, dimulai dari tahap tes kepribadian, tes presentasi, hingga tes Bahasa Inggris. Kemudian, berdasarkan hasil pengumuman Murti ditetapkan sebagai Mawapres UNY peringkat 4.Mahasiswi Pendidikan IPS ini mecoba untuk selalu memanfaatkan waktunya agar tidak terbuang sia-sia. Baginya, kuliah bukan hanya soal masuk ke kelas, tetapi juga terkait nilai tambah apa yang dia dapat di luar bangku perkuliahan. Tidak heran jika kemudian dia memanfaatkan waktu tersebut dengan ikut organisasi, salah satunya adalah UKMF Penelitian SCREEN dan sering mengikuti kompetisi baik debat, kepenulisan non fiksi dan juga fiksi. Baginya melalui keikutsertaan dalam organisasi dan sering mengikuti kompetisi ini, dia bisa menyalurkan hobbynya untuk menulis dan menghantarkannya menjadi seorang Mahasiswa Berprestasi 1 Fakultas Ilmu Sosial Tahun 2016. Semoga keberhasilan yang diraihnya bisa dijadikan inspirasi bagi adik-adik angaktanya di Jurusan Pendidikan IPS FIS UNY pada khususnya dan semua mahasiswa generasi penerus bangsa Indonesia. Jika ada kemauan pasti ada jalan, kesungguhan dalam berdoa dan bekerja untuk menggapai impian.