JUARA II TINGKAT NASIONAL LOMBA PENDAMPING PIMNAS (PEKAN ILMIAH MAHASISWA NASIONAL) KE-31

Gambar: 
Isi: 

PIMNAS adalah ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Kemenristek Dikti Republik Indonesia. Tahun 2018 ini PIMNAS ke-31 sukses terselenggara di Universitas Negeri Yogyakarta sebagai tuan rumahnya. UNY juga berhasil memperoleh hasil yang memuaskan pada ajang ini dengan meraih peringkat 5 besar Juara Umum PIMNAS. PIMNAS taun ini diikuti oleh 136 perguruan tinggi seluruh Indonesia. PIMNAS juga memiliki banyak serangkaian acara salah satunya Lomba Pendamping PIMNAS ke-31. Mahasiswa asal UNY dengan tim Imam Fauzi (Pend.IPS’14), Ageng Widi Atmoko (Pend.Teknik Elektro’14), Azizah Fitra Nurviana (Pend.Ekonomi’15) berhasil meraih juara 2 dalam cabang teknologi. Secara lengkap sebagai berikut :

Juara 1 : ITS

Juara 2 : UNY

Juara 3 : Universitas Jember

Imam, perwakilan tim, menyampaikan bahwa finalis pada ajang ini karyanya benar-benar luar bisa. “Susah diprediksi siapa yang akan keluar menjadi pemenang dan Alhamdulillah, dengan izin Allah tim UNY berhasil memperoleh posisi kedua,” kenang Imam. Imam dan timnya mengangkat karya “Alat pengaman dan penyaman ruangan berbasis Internet of Things untuk mengatasi permasalahan pemborosan energi listrik”. Harapannya dengan diciptakannya alat ini maka akan menekan angka biaya ekonomi penggunaan listrik. Imam, perwakilan tim menceritakan bahwa latar belakang inovasi ini merujuk hasil survei yang mana saat ini berdasarkan data Kementerian ESDM 2014, jumlah pelanggan listrik di tahun 2014 mencapai 57.493.234 pelanggan. Dibandingkan 2013, angka ini meningkat sebanyak 3.497.026 pelanggan atau meningkat 6,48%. Seiring dengan modernisasi di Indonesia, seringkali tidak disadari bahwa masih ada energi listrik yang digunakan dari perangkat elektronik yang tersisa dalam keadaan standby dan tidak terpakai (vampir listrik). Banyak energi listrik yang terbuang karena penggunaan yang tidak bijaksana. “Melihat hal itu kami coba mengembangkan alat inovatif untuk membantu pemerintah Indonesia menekan angka kenaikan pelanggan listrik,” ujar Imam.

“Dengan inovasi ini, semoga juga semakin membawa Indonesia menjadi negara Maju yang siap berdaya saing global dengan produk karya-karya anak bangsa” harap Imam.

(Imam Fauzi)